Hidup Adalah Sajadah Panjang Kita

3
123

65sajadahDemikian salah satu poin yang disampaikan oleh Bpk. H. Endang, S.Ag, Pengawas TK-SD Yayasan Pesantren Islam (YPI) Al Azhar Pusat Jakarta, dalam pembinaan yang dilaksanakan pada Rabu, 21 Januari 2014 lalu. Setiap tahun SD Islam Al Azhar 16 kedatangan tamu istimewa dari Yayasan Al Azhar Pusat Jakarta.

 

Dua kali dalam setahun seorang pengawas dari Jakarta berkunjung selama 2 hari untuk berkeliling lingkungan sekolah, meninjau kegiatan di kelas, berinteraksi dengan seluruh warga sekolah, dan ditutup dengan pembinaan yang diikuti seluruh guru dan karyawan sekolah. Kegiatan ini sangat bermanfaat untuk kami menjaga kualitas agar tidak kalah dengan sekolah-sekolah Al Azhar yang tersebar di berbagai penjuru Indonesia. Banyak sekali hal yang bisa kami pelajari dari apa yang disampaikan oleh beliau.

 

Beliau menyampaikan bahwa dari semua sekolah Al Azhar yang beliau kunjungi, SDI Al Azhar 16 Cilacap adalah sekolah dengan pelaksanaan ikrar terbaik. Selain itu beliau menyampaikan bahwa sekolah kita merupakan sekolah yang paling potensial mengembangkan program tahfidz. Laskar Wudhu disebut-sebut sebagai yang pertama di kalangan Al Azhar seluruh Indonesia, dan menjadi contoh bagi yang lain. Absen finger print siswa disebut juga menjadi nilai plus layanan sekolah kita dibandingkan dengan sekolah Al Azhar yang lain. Waaah..rasanya bangga mendengar penuturan beliau tersebut.

 

Dalam penutupnya, pak Endang mencuplik lagu Sajadah Panjang dari grup musik Bimbo untuk kembali mengingatkan kami semua bahwa hakikat kehidupan manusia adalah untuk beribadah kepada Allah. Adapun pekerjaan, kesenangan, dan segala hal diluar itu hanyalah sekedar interupsi. Selingan sesaat yang tidak berlangsung selamanya dan tidak seharusnya menjadi perhatian utama kita. Segala amalan yang kita lakukan di dunia ini akan kembali kepada kita baik maupun buruknya. Seberapa baik dan sungguh-sungguh kita melakukan ibadah sebanyak itulah balasan yang akan kita terima di yaumul mizan, hari peritungan. Tentunya termasuk seberapa baik kita melakukan pekerjaan yang menjadi tanggung jawab kita.

 

Beliau menyampaikan, bahwa seharusnya pekerjaan yang kita lakukan bias menjadi tasbih kita kepada Allah. Subahanallah! Sangat menyentuh hati apa yang beliau sampaikan. Terima kasih kami sampaikan kepada Bpk. Endang atas segala evaluasi dan nasehatnya. Semoga kami bisa terus memperbaiki kinerja dengan sungguh-sungguh, agar menjadi pribadi-pribadi yang menerapkan ibadah sebagai tujuan hidupnya, dan pekerjaannya menjadi sarana ibadahnya.

3 COMMENTS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

9 + eight =

*