LKO : Berburu Lencana dan Dzikrul Maut di Jangrana

0
107
أَيْنَمَا تَكُونُوا يُدْرِكُكُمُ الْمَوْتُ وَلَوْ كُنْتُمْ فِي بُرُوجٍ مُشَيَّدَةٍ
“Di mana saja kalian berada, kematian pasti akan mendapati kalian, walaupun kalian berada di dalam benteng yang tinggi lagi kokoh.” (An-Nisa`: 78)
Latihan Kelanjutan Organisasi (LKO) merupakan agenda rutin tahunan yang dilakukan oleh SMP Islam Al Azhar 15 Cilacap.  Ada yang berbeda pada LKO yang  diselenggarakan pada hari Jumat-Sabtu, tanggal 2-3 Februari 2018 di Desa Jangrana Kecamatan Kesugihan Kabupaten Cilacap.  LKO diikuti oleh pengurus OSIS, PKS, dan DPP yang merupakan murid-murid terpilih melalui seleksi yang ketat dan dipertimbangkan dari berbagai sisi, tentu saja akhlaqul karimah yang menjadi patokan utama.  Desa Jangrana dipilih menjadi lokasi yang tepat untuk LKO karena selain mudah untuk diakses, desa tersebut masih kental suasana “paguyuban” khas pedesaan di wilayah Kabupaten Cilacap.  Peserta LKO juga bermalam di rumah warga setempat untuk lebih merekatkan keakraban dengan penduduk lokal. Pastinya akan menambah rasa syukur terhadap karunia Allah SWT.
Kegiatan ini memiliki beberapa tujuan yaitu; pertama, untuk memupuk kerja sama, strategi, dan kepemimpinan.  Hal ini dicapai melalui kegiatan outbond yang dilakukan dilingkungan sekitar Jangrana.   Kedua, peka terhadap lingkungan sekitar, melalui kegiatan sosial berupa bersih masjid dan berinteraksi dengan anak-anak TPQ.  Ketiga, dzikrul maut, melalui kegiatan jelajah malam yang dimulai pada pukul 01.00.  Peserta diminta untuk berjalan sendiri (maksimal berdua) dengan rute yang ditentukan oleh panitia hanya dengan diterangi cahaya obor.  Hal ini dimaksudkan bahwa nanti pada saat mati, tidak ada satupun yang menemani kecuali amal ibadah yang dikerjakan pada saat hidup di dunia.  Ketiga tujuan ini sangat mengena dan bermanfaat sebagai bekal bagi peserta dalam memimpin oraganisasi ataupun di kehidupannya kelak.
Peserta LKO juga berkesempatan untuk melakukan kunjungan dan melihat langsung ke home industry gula kelapa.  Mereka melihat serta terlibat langsung dari mulai proses pengambilan nira hingga pengolahan nira untuk dijadikan gula merah.  Proses pembuatan gula merah ini masih menggunakan cara yang tradisional yaitu dengan menggunakan kayu bakar.  Dipastikan ini menjadi pengalaman yang tak terlupakan bagi murid yang berkesempatan untuk mengikuti kegiatan LKO ini.
Pada akhir kegiatan, seluruh peserta mendapatkan lencana kehormatan pada setiap organisasi yang disematkan langsung oleh Kepala Sekolah Widoko Santoso, M.Pd.  Menandakan bahwa mereka telah paripurna dalam mengikuti kegiatan LKO dengan semangat, penuh motivasi, dan rasa syukur yang tak terkira kepada Allah SWT.  Meski ada beberapa kendala berupa cuaca yang tidak mendukung ( hujan deras) dan transportasi yang terlambat, kegiatan LKO ini berhasil sebesar 85% menurut Cahyaningrum, S.Pd selaku Koordinator Kemuridan.  Sekolah  berharap bahwa kegiatan ini bermanfaat untuk seluruh peserta sepanjang hidupnya.  AL AZHAR JAYA! ALLAHU akbar!!! –by Rida Ridiyanti

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

eleven + 7 =

*